Oke, akhirnya ada juga "kesempatan" untuk menulis tulisan ini.
Berhubung bisa "mengambil alih", untuk sementara waktu.
Daripada dia melakukan hal yang tidak jelas, berujung tidak jelas juga.
Lebih baik untuk saat ini, seperti ini saja.

Baiklah, tadi pagi dia pun belum bisa melihat kemungkinan, kesempatan dan harapan.
Mungkin karena hal-hal yang biasa dilakukannya itu, dia merasa tidak berarti.
Apalagi, "kekosongan" yang dia alami hingga kini. Aku rasa hal ini yang jadi salah satu faktor.
Dan, tanda-tanda itu pun mulai kembali terjadi, meskipun tidak separah kemarin.

Jadi, butuh yang namanya waktu untuk memulihkan kembali.
Memulihkan keadaannya yang sekarang ini bisa dibilang "labil".
Pagi ini dia bangun jam 6.10 dan mulai berangkat sekitar 6.40.
Benar-benar persiapan yang mantap bukan??

Berangkat dengan diiringi kumpulan lagu yang sudah di-shuffle dan di-repeat all.
Berangkat dengan ketidakpastian apakah akan sampai tempat tujuan atau tidak.
Karena melihat pengalaman sebelumnya, hal yang sama pun sudah tidak mungkin.
Waktu berjalan cepat sekali, apa dia-nya saja yang tidak menghargai waktu.
Perasaan enggan dalam dirinya mulai menyebar...

Senyumannya pun perlahan mulai menghilang.
Masih adakah harapan dalam pancaran wajahnya?
Tidak, karena itu inilah tugasku untuk mengembalikannya pada posisi normal.
Meskipun aku sendiri tahu keterbatasanku, namun inilah mengapa aku ada.
Menetralisir perasaan itu, menetralisir perasaan yang ada.
Meski untuk sementara waktu asalkan itu membantu?



Pagi ini aku mendapati diriku terbangun jam 8.00.
Padahal aku sendiri sudah memasang alarm jam 06.00.
Tapi, entah... Kenapa sampai alarm pun tidak mempan?
Apakah ini karena faktor stress yang dia alami, sehingga tidak bisa bangun pagi?

Aku merasakan hal yang sama, mulai akan terjadi kembali.
Aku disini, ada, tapi aku tidak bisa mengendalikan seluruhnya.
Karena aku hanyalah bayangan, aku hanyalah bagian dari dirinya.
Seseorang yang tidak pernah ada dan tidak akan pernah menjadi ada.
Nobodies cannot be Somebodies.

Hari ini, aku membantu dia mempelajari tentang Quantum Learning.
Meskipun waktu terbanyak dia habiskan untuk hal yang tidak berguna.
Lalu, terjadilah hal yang sama yang tidak seharusnya terjadi.
Ia menyesalinya dan tentunya juga diriku.
Apa yang dia rasakan, tentunya diriku pribadi rasakan.
Karena aku ada disana, namun tidak bisa berbuat apa-apa.

Lalu, membaca tentang teori kepribadian mengenai Harry Stack Sullivan.
Banyak hal menarik memang bila melihat dari biografi tokoh yang satu ini.
Entah, apa yang dirumorkan itu benar atau tidak. Tapi, hal yang jelas adalah...
Kita tidak tahu bukan, kenyataan yang sebenarnya itu seperti apa?
Meskipun banyak yang menulis autobiografinya.
Pada kenyataannya masih terselubung dengan misteri...

Hari ini, dia berjuang untuk belajar menaruh harapan...
Dia merasa, dia tidak bisa melihat kembali, kemungkinan dan kesempatan.
Karena hal bodoh yang dia lakukan, dia sama sekali tidak masuk kelas pagi hari ini.
Dan, dia ditahan pula hari ini oleh polisi. Salah satu faktor yang membuat dia.
Benar-benar... tidak habis pikir. Sebenarnya dia bisa, hanya saja dia terlalu larut.
Larut tenggelam dalam duniannya, masalahnya...

Sekarang, syukurlah dia sudah bisa kembali ceria.
Meskipun agak gila menanggapi ide-idenya.

Andaikan dia tahu, betapa berartinya dia bagi orang sekitarnya :)
Well, tulisan ini hanya aku dan kamu saja yang tahu ya.
Sebab, saat ini dia tidak ada disini. Hanya aku yang ada...


Ann

Duke: MySpaceAnn!!
Bryan: MySpace...Ann!!!
Ann: MySpaceHi, Duke. Hi Bryan.

Ann menunjukan wajah yang innocent.

Duke: Ya, sudahlah lah ya...
Bryan: Kalau sudah begini, apa boleh buat...

Ann: Selamat datang di Zerlimbo Village, folks!
Duke: Ann, ada hal yang ingin kami tanyakan...
Ann: Tentang apa?
Bryan: Sistem sekuriti yang makin diperketat itu lho.
Ann: Oh, itu wajar kok Duke, Bryan.
Rei: Memang ada apa yang terjadi?
Ann: Akhir-akhir ini entah mengapa lokasi mengenai Underground Path bocor.
Maka dari itu, kami mengantisipasi dengan memperketat sekuriti. Apalagi dari pihak luar.
Rei: Apa ada yang terjadi beberapa hari belakangan ini?
Ann: Ya, ada. Pak Slamet Riyadi diserang orang tidak dikenal lusa kemarin.
Duke: Apa?!
Bryan: Apa itu benar, Ann?
Ann: MySpaceHalooo, kemana aja kalian ini? Oia, kalian ke perpustakaan ya.

Duke: Bagaimana keadaannya??
Ann: Pak Slamet, masih terbaring disana. Bryan, tolong ya.
Bryan: Oke...MySpace
Duke: Kalau begitu, bagaimana dengan yang lainnya?
Ann: Maksud?
Duke: Password diubah khan? Bagaimana dengan nasib teman-teman lainnya.
Ann: Mereka baik-baik saja, Duke. Kalian sih siapa suruh gak ngumpul disini? Jadinya gak tau khan?
Rei: Inikah Zerlimbo Village? Wah... MySpace
Orpheus: Tempat ini benar-benar indah, sungguh membaur dengan alam.
Ann: Terimakasih, aku jadi malu... MySpace
Duke: MySpace

Lalu, Rei dan Orpheus yang penasaran dengan cerita yang didengar sebelumnya. Ditemani Duke dan Ann, mereka pergi menuju rumah Pak Slamet Riyadi yang berada di ujung desa.



???: Sebutkan urutan kegiatan drawing secara umum!

Rei: MySpace

  1. Scribbles, pada mulanya gerakan yang dilakukan, yang menghasilkan coretan-coretan mengandung suatu representasi.
  2. Representasi pertama dari bentuk.
  3. Gambar semakin realistik.
Orpheus: Tambahan! Gabungan antara simbol dengan dunia nyata -> dual representation; memandang objek dalam 2 hal, yaitu dalam arti sebenarnya dan sebagai simbol!

???: Sebutkan keterbatasan dalam pemikiran preoperasional!

Duke: MySpace
  1. Pemikiran yang egosentris dan animistik!
  2. Ketidakmampuan untuk mempertahankan!
  3. Kurangnya pengklasifikasian bertahap!
???: Sebutkan tahap-tahap pemikiran Concrete Operational!

Bryan: MySpace
  • Conversation
Kemampuan bahwa sesuatu memiliki ketetapan, menunjukan bahwa anak telah mampu untuk melakukan suatu pengoperasian.
  • Pengklasifikasian yang bertahap
  • Seriation
Kemampuan untuk mengurutkan sesuatu secara kuantitatif seperti berdasarkan panjang atau berat. Pada tahap ini anak bisa melakukan seriation secara mental, suatu kemampuan yang disebut dengan transitive inverence.
  • Kemampuan daya bayang ruang
  1. Jarak
  2. Arah
  3. Peta Kognitif
Duke: Sebagai tambahan! Keterbatasan dalam pemikiran concrete operational adalah Horizontal Devalage, salah satu indikasi mengenai kesulitan anak yang berada dalam tahap ini untuk menyelesaikan permasalahan yang abstrak!

???: ...Bagaimana dengan Hypothetico-deductive reasoning? Apa kalian masih bisa menjelaskan?? MySpace

Duke: Hy-Hypothetico...
Bryan: Naon eta teh...? Teu ngarti abdi mah...
Rei: Rasanya pernah kubaca entah dimana. Tapi, aku lupa, Orpheus.
Orpheus: Hmmm...
???: Hahaha! Sampai disinikah kemampuan kalian??? MySpace
Orpheus: Aku ingat! itu merupakan salah satu bentuk problem solving terhadap tahap formal operational dimana anak mulai dari teori yang bersifat umum dari segala faktor yang memungkinkan yang dapat mempengaruhi penyelesaian dari masalah dan membuat hipotesis yang sesuai yang telah mereka uji sesuai dengan keurutan yang ada!
???: Apa!? Masih bisa jawab?? MySpace Grrr...
Duke: Kenapa? Sudah kehabisan pertanyaan? Haha!
???: Belum! Sebutkan konsekuensi dari pemikiran abstrak!
Bryan:
  • Imaginary Audience adalah keyakinan bahwa mereka adalah pusat perhatian dan kepedulian orang lain.
  • Personal Fable adalah keyakinan bahwa mereka spesial dan unik. Hal ini mengarahkan mereka pada kesimpulan bahwa orang lain tidak mungkin dapat mengerti pemikiran dan perasaan mereka.
???: MySpacePertanyaanku bisa dijawab dengan mudahnya?! Sebenarnya siapa kalian??

Duke: Duke.
Bryan: Aku Bryan!

???: Bukan kalian berdua dudutz!

Duke: MySpace Nampaknya aku tahu siapa orang ini.

Bryan: MySpace Aku juga berfikir demikian, Duke.

Rei: Salam kenal, namaku adalah Zealotte Rei dan ini adalah rekanku...
Orpheus: Orpheus.

???: Good Job, untuk pendatang luar kalian cukup pintar. Apa kalian belajar terlebih dahulu sebelum datang ke tempat ini?
Rei: Tidak, kami memang suka belajar kok.

???: Fufufu, berbeda sekali dengan seseorang yang aku kenal.

Akhirnya sosok misterius itu pun membuka jalan rahasia itu, dan Rei dan kawan-kawan akhirnya keluar dari sana. Ketika keluar, Rei dan Orpheus terkejut. Ternyata mereka mendapati seorang gadis berambut hijau dan bermata merah. Apakah yang akan terjadi selanjutnya??


???: Dalam teori Piaget ada 2 proses yang terlibat dalam perubahan dari sensorimotor pada preoperational. Ayo, kalian sebutkan! Apakah itu??
Rei:
MySpace

  • Adaptasi, melibatkan pembuatan skema melalui interaksi dengan dunia luar. Terdiri dari 2 aktifitas yang bersifat komplementer, yaitu:
  1. Asimilasi, individu menggunakan skema untuk menginterpretasikan dunia luar.
  2. Akomodasi, individu menyesuaikan skema lama dan membuat skema baru untuk menghasilkan sesuatu yang lebih sesuai dengan lingkungan.
  • Organization, merupakan suatu pengaturan yang dilakukan didalam diri dan menghubungkan antar skema sehingga dapat terbentuk suatu sistem kognitif yang terhubung dengan kuat.
???: Ugh! Kalau begitu sebutkan 6 tahap sensori motor!
Orpheus:MySpace
  • Reflective schemes (0-1 bulan)
Tingkah laku adaptif: Newborn reflexes
  • Primary circular reactions (1-4 bulan)
Tingkah laku adaptif: Kebiasaan motorik sederhana yang berpusat pada sekitar tubuh bayi, antisipasi kejadian yang terbatas, usaha pertama untuk melakukan imitasi.
  • Secondary circular reactions (4-8 bulan)
Tingkah laku adaptif: Tindakan yang dilakukan ditujukan untuk pengulangan dari efek yang menyenangkan dari dunia sekitar, pengimitasian tingkah laku yang familiar.
  • Coordination of secondary circular reactions (8-12 bulan)
Tingkah laku adaptif: Tingkah laku yang bertujuan/goal-directed, kemampuan untuk menemukan benda pada tempat pertamakali dimana benda tersebut disembunyikan (object permanence), antisipasi terhadap kejadian yang lebih maju, imitasi tingkah laku yang dilakukan sedikit berbeda dengan yang dilakukan pertama kali.
  • Tertiary circular reactions (12-18 bulan)
Tingkah laku adaptif: Eksplorasi terhadap benda dengan cara baru: mengimitasi tingkah laku yang tidak familiar; kemampuan untuk mencari benda yang disembunyikan pada beberapa tempat berbeda.
  • Mental representation (18 bulan - 2 tahun)
Tingkah laku adaptif: Penggambaran objek didalam diri, yang ditunjukan oleh pemecahan masalah yang dilakukan dengan segera; kemampuan untuk menemukan objek yang terlah dipindahkan dan tidak terlihat (invisible displacement), imitasi yang tertunda, make-believe play.

???: Hmm... Apa perkembangan dari make believe play?
Duke: Rei, Orpheus! Serahkan pada kami! Kali ini biar kami yang jawabMySpace!!!
  • Sejalan dengan waktu, permainan semakin terlaepas dari kondisi kehidupan nyata yang telah diasosiasikan. Awal mula, objek nyata namun lama kelamaan mereka dapat bermain tanpa objek nyata.
  • Permainan jadi semakin kurang berpusat pada umur. Saat anak pertamakali berpura-pura, nampak bahwa hal itu ditujukan pada dirinya. Namun kemudian anak melakukannya pada benda lain.
  • Permainan mereka semakin lama melibatkan kombinasi skema yang lebih kompleks.
???: Apa keuntungan dari make believe play???
Bryan: MySpace
  1. Peran dalam melatih skema representasional
  2. Pemfungsian emosi yang terintegrasi
  3. Mengendalikan dan melakukan kompensasi atas kegiatan tidak menyenangkan
  4. Kontribusi terhadap kognitif dan keterampilan sosial
???: Kalian masih belum menyerah???
Rei: Kami tidak akan menyerah! Justru menyerahlah kamu sekarang juga!
Duke: Benar! Lama-lama kami bosan! Masa kami stuck mulu sih disini?
Bryan: Kapan storyline kita bisa jalan???
Orpheus: Astaga! Parah kalian...

???: Khukhukhu, tidak semudah itu! Masih banyak tahap yang harus kalian lewati!

Duke: Baiklah! Siapa takut! Bring it on!

Seseorang yang misterius itu pun menantang Duke, Rei, Orpheus dan Bryan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menati sebelum mereka semua bisa memasuki desa Zerlimbo. Sebenarnya siapakah sosok misterius itu???


Rei: Iya, iya... Ahahaha... MySpace
Orpheus: Untuk sementara kita taking break dulu ya.
Bryan: Huff... kupikir sepanjang perjalanan kita akan terus membahas materi.
Duke: Istirahat memang penting. Lagipula, kalau kita membahasnya juga hasilnya tidak akan optimal kalau terlalu dipaksakan...

Rei: Ada tangga disana! Aku heran, tempat ini terkesan lama sekali. Tapi beberapa peralatan meskipun karatan, tetap bisa dipakai ya.
Bryan: Yup, khan sudah pernah kubilang sebelumnya. Ada beberapa orang yang tahu tentang tempat ini dan kamu tahu, ada beberapa orang yang terkadang check tempat ini untuk memastikannya.
Duke: Tempat ini, sudah ada semenjak dulu. Katanya tempat ini adalah jalan rahasia menuju Zerlimbo Valley.
Orpheus: Hmm, menurutku pasti ada sesuatu dibalik sana.
Bryan: Eh?
Orpheus:
MySpaceKalau tidak ada sesuatu, tidak mungkin ada jalan rahasia bukan?
Duke: Dipikir-pikir benar juga yaMySpace.

Rei: Apakah masih lama menuju, desa? Bryan? Duke?
Bryan: Aneh, harusnya kita sudah hampir sampai. Duke?
Duke: Apa kita tersasar? Rasanya tidak mungkin...
Rei: Orpheus... MySpace
Aku merasakan ada sesuatu...
Bryan: Lagi...? Aw... perjalanan kita kok gak mulus ya daritadi.
Orpheus: Dia datang...!

Tiba-tiba muncul bayangan seorang gadis kecil yang berambut pirang, memakai pakaian ala barat zaman pertengahan diantara mereka...

???: ... *menatap*
Rei: Pandangan mata itu...
Orpheus: Ya...
Bryan: Apakah ini yang ceritanya pernah kita dengar?
Duke: Entahlah, wajahnya nampak datar begitu... Agak pucat pula...
???: Namaku Alice...
Bryan: MySpace
Duke: Astaga... Ada apa dengan perjalanan kita hari ini??
Alice: Segeralah kalian pergi, cepatlah... Kumohon...
Rei: Eh?
Orpheus: ...
Bryan: Kamu ingin kami pergi...?
Duke: Ayo, kita pergi...

Tanpa pikir panjang Rei dan kawan-kawan langsung pergi meninggalkan area.

Bryan: Duke, kamu nampak tenang sekali.
Duke: Aku pernah menemuinya sebelumnya bersama teman lainnya... dulu.
Rei: Dan, dia masih ada hingga kini?
Orpheus: Kira-kira apa yang membuat dirinya tidak tenang ya sampai sekarang?
Duke: Entahlah...

Akhirnya, tiba disebuah tempat yang berbentuk seperti sumur. Ketika Duke mengetuk sumur tersebut, ada suara seseorang yang menanyakan sesuatu.

???: Sebutkan karakteristik dasar dari tahapan kondisi Piaget!
Bryan: Ada 4 tahapan perkembangan!

  1. Sensorimotor
  2. Pre Operational
  3. Concrete Operational
  4. Formal Operational (Pada tahap ini perilaku eksplorasi yang dilakukan anak berubah menjadi abstract, logical intelligence pada masa adolesence dan adulthood)
???: Lalu, keurutan dari tahapan Piaget memiliki 3 karakteristik penting! Sebutkan!
Bryan: Walah, Duke...
Duke: Aduh, aku agak lupa nih. Rupanya password keluar diperketat ya.
Orpheus: Bagaimana, Rei? Apa kamu mau mencoba?
Rei: Boleh juga. Biar aku saja yang menjawab.
  1. General Theory, terdapat asumsi bahwa semua aspek dari kognisi berkembang dalam suatu cara yang terintegrasi, melalui arah dan perubahan yang hampir serupa.
  2. Invariant, tahapan yang ada selalu mengikuti urutan yang telah ditetapkan dan tidak ada tahapan yang dapat dilewat.
  3. Universal, tahapan yang ada dapat menggambarkan tahapan kognitif setiap anak dimana saja.
???: Apa itu mental representation??
Bryan: Howalah, ini siapa sih kira-kira yang jaga. Huhuhu...
Duke: Heyaaah, bener banget... Tapi, apa boleh buat. Mari kita ikuti permainannya saja.
Orpheus: Penggambaran dalam diri mengenai informasi yang dapat dimanipulasi oleh pikiran.
???: Mental representation yang memiliki pengaruh besar adalah...
Rei:
  1. Images, penggambaran secara mental terhadap benda, individu lain dan ruang.
  2. Concepts, kategori mengelompokan benda-benda dan kejadian yang serupa.
Pada saat ini, ketika desa Zerlimbo ada didepan mata. Rei dan kawan-kawan menemukan kesulitan baru! Seseorang sedang menjaga tempat masuk sumur penghubung desa dan Underground Path. Apakah yang akan terjadi pada mereka??? (Waduh, bahannya banyak euy. Gak kuat...)


Duke: Kali ini kita dihadang oleh Ghost!
Ghost: Fufufu... Kalian tidak akan bisa lolos. Kalian akan berakhir disini...
Bryan: Tidak semudah itu! Karena kami akan bertarung!
Ghost: Fufufu...

Duke dan Bryan menyerang bersamaan dan membentuk corak berbentuk "X". Akan tetapi sayangnya serangan mereka meleset, karena... tembus.

Duke: !
Bryan: Apa!?
Ghost: Fufufu~~
Orpheus: Rei!

Orpheus memberikan aba-aba pada Rei untuk segera casting Tonnere Poutre, hanya saja Ghost sudah mengantisipasi serangan Rei. Membuat Rei dengan efek amnesia...

Rei: Entah kenapa! Aku tidak ingat bagaimana mantra itu, Orpheus!!
Orpheus: Andai saja ada PANAKOL disini...
Bryan: Jadi, bagaiaman ini Duke? Serangan fisik kita tidak mempan!
Duke: Hanya ada 1 cara... Aku akan mencoba menggunakannya!
Bryan: Seriusan, Duke?
Duke: Iya... Baiklah!!!

Duke tiba-tiba berkonsentrasi penuh dan muncul aura dalam tubuhnya...

Duke: Aaaaaaaaaaaaaarrrrr!!! Fire Ball!

Tiba-tiba bola api muncul dan membakar habis Ghost, pertarungan pun segera berakhir.
Setelah kekalahan Ghost, efek silent yang dialami Rei pun berakhir sampai disini.

Duke: Kalian tidak apa-apa?
Orpheus: Kami baik-baik saja, bagaimana dengan disana?
Bryan: Huff... baik juga disini. Aman terkendali.
Rei: Wow, kamu bisa menggunakan Elemental juga Duke?
Duke: Elemental...? Ah, yang kamu gunakan sebelumnya ya? Mungkin sedikit berbeda.
Bryan: Itulah yang disebut Drive!
Orpheus: Menarik...

Duke: Rasanya lelah sekali, kita istirahat sejenak ya. Aku tahu disana ada mata air yang cukup membantu...
Bryan: Ayo, ikut kami... MySpace
Orpheus: Rei, pengertian mengenai kognisi merujuk pada proses yang terjadi didalam diri dan produk dari pemikiran yang mengacu pada keadaan "mengetahui".
Rei: MySpaceBenar, dan hal ini melibatkan semua aktivitas yang berhubungan dengan:

  1. Attending
  2. Remembering
  3. Symbolizing
  4. Categorizing
  5. Planning
  6. Reasoning
  7. Problem Solving
  8. Creating
  9. Fantasizing
Orpheus: Menurut Piaget, bayi belum memiliki kognisi, melainkan mereka membuat dan menyaring struktur psikologis melalui persepsi dan aktivitas motorik mereka. Dan Piaget memandang anak-anak sebagai individu constructing, maka teori ini disebut constructivis approach pada Cognitive Development.
Bryan: Kalian nampaknya seru sekali mendiskusikan sesuatu. Kalian mendiskusikan apa sih?
Rei: Tentang Cognitive Development, Bryan.
Bryan: MySpaceKenapa bahas materi lagi... Aaaaaahhhh....
Duke: Iya nih, apa kita gak bisa ganti topik aja? Kepalaku juga sudah mulai berasap...

To be continued...


A-S

Duke: Ini dia, sebuah pintu yang menghubungkan kita menuju Underground Path.
Bryan: Seperti biasa, tempat ini suram. Kita butuh cahaya disini.

Bryan segera mengambil obor yang berisi minyak, dan menyalakan api.

Rei: Bryan, nampaknya kamu sudah terbiasa ya dengan situasi ini. Darimana kamu mendapatkan obor itu?
Bryan: Obor ini memang sudah ada disini kok sejak dulu, hanya orang tertentu saja yang tahu mengenai hal ini. Diantaranya adalah kami... dan kalian!
Orpheus: Benar-benar... Tempat yang tidak nyaman, apalagi kalau berlama-lama disini.
Duke: Benar, apa kalian tahu? Disini kalau tidak salah ada penampakan bernama Alice...
Bryan: Semoga saja kita tidak bertemu dengannya... Karena menurut desas desus Alice itu sangatlah mengerikan...
Rei: Bahas yang lain aja yuk...MySpace

Duke: Hmm... ini aja deh. Faktor apa aja sih yang mempengaruhi Attachment Security?
Bryan: Aku tahu! Aku tahu! Salah satunya adalah opportunity for attachment yang berarti kuatnya pengaruh dari ikatan afeksi yang dimiliki bayi pada pengasuh yang familiar lebih nampak saat keterikatan itu tidak ada!
Rei: Quality of caregiving, yang terbagi menjadi 2:

  1. Sensitive caregiving, pembagian perhatian melibatkan respon yang tepat, konsisten sesuai dengan sinyal yang diberikan oleh bayi, perhatian tersebut pun lembut dan peka dalam penanganannya.
  2. Interactional synchronity, merupakan pola emosi dengan hati-hati dibentuk, dimana pengasuh merespon sinyal dari bayi tepat pada waktunya, berirama sesuai dengan dan keduanya berada pada emosi yang tepat, terutama kondisi yang positif.
Orpheus: Infant Characteristic, attachment adalah hasil dari relasi yang dibangun antara kedua orangtua, dan karakteristik dari bayi.
Rei: dan Family Contex yang terdiri dari:
  1. Family Circumstances, orangtua yang kehilangan pekerjaaan, kegagalan perkawinan, kesulitan ekonomi, kelahiran anak baru dalam keluarga akan mempengaruhi kualitas attachment. Tersedianya dukungan sosial terutama hubungan yang baik dengan orangtua dan hubungan yang menguntungkan dengan pengasuh mengurangi stress dalam keluarga dan lebih memberikan rasa aman.
  2. Parent's internal working model
Duke: MySpaceBagaimana dengan Parent internal model itu sendiri Rei?
Rei: MySpaceAda 4 tipe:
  • MySpaceAutonomous/Secure
Ibu menunjukan objektivitas dan keseimbangan dalam mendiskusikan pengalaman masa kecilnya baik yang positif atau yang negatif.
Infant attachment classification: Secure
  • MySpaceDismissing
Ibu menilai kembali pentingnya attachment relationship yang dimilikinya. Mereka cenderung mengidealkan orangtuanya tanpa dapat mengingat pengalaman yang spesifik. Apa yang dibahas secara intelektual dengan sedikit pelibatan emosi.

Infant attachment classification: Avoidant
  • MySpaceOverinvolved
Ibu membicarakan pengalaman masa lalu dengan muatan emosi yang tinggi. Terkadang mengekspresikan rasa marah terhadap orangtua. Mereka nampak berlebihan dan bingung akan attachment yang dimiliki dan tidak dapat mendiskusikannya secara logis.

Infant attachment classification: Resistant
  • MySpaceUnresolved
Ibu menunjukan karakteristik dari ketiga pola lainnya yang ada. Pada saat yang sama mereka memberi alasan dengan cara yang tidak terorganisir dan membingungkan saat mendiskusikan kehilangan orang yang disayangi atau physical dan sexual abuse yang dialami.

Infant attachment classification: Disorganized/Disoriented.
Bryan: Membingungkan, Rei MySpace

Rei: Membingungkan bagian mananya, Bryan?
Bryan: Yang kedua itu lho.
Duke: Mungkin, yang dismissing itu seperti... Dulu, Kakek kamu itu begini lho sama Ibu. Kamu juga harus begitu...
Bryan: Ooh...
Rei: Akan tetapi akan jauh lebih baik kalau kita diskusikan kepada yang lebih ahli soal ini MySpace...
Duke: !
Orpheus: !
Rei: Orpheus, Duke? Ada apa?
Bryan: Uh oh, sepertinya... ada gangguan lagi untuk kita...


T-S

Setelah dari perpustakaan Zerlimbo, Rei dan Orpheus melanjutkan perjalanan mereka ke rumah Bryan dan Duke. Akan tetapi, nampaknya mereka harus melalui beberapa rintangan sebelum bisa ketempat tujuan. Apakah yang menanti mereka disana...?

Bryan: ...uh, Duke.
Duke: Kenapa, Bryan?
Bryan: Jalan menuju desa sudah ditutup...
Duke: Astaga, nampaknya kita keasyikan ya sampai lupa waktu begini.
Bryan: Biasa, ini pasti kerjaan si Boko.
Rei: Apa tidak ada cara lain, supaya kita bisa pergi ke tempat tujuan?
Orpheus: Misalnya lewat jalan rahasia atau sebagainya?

Duke: Nice Idea, Orpheus MySpace!
Bryan: Kalau tidak salah, ada jalan rahasia khan? Di Zerlimbo Valley?
Rei: Zerlimbo Valley...?
Orpheus: Butuh berapa lama untuk kita sampai disana?
Duke: Tidak, menurutku cukup dekat. Kita hanya membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit.

Perjalanan mereka pun dimulai... Sampai mereka menemukan tempat yang dimaksud.

Rei: Inikah Zerlimbo Valley itu? Wuah...
Duke: Hehe, keren khan?
Bryan: Tapi, kalian harus berhati-hati ya! Tempat ini agak berbahaya.
Orpheus: Baiklah, aku terima saran kalian.

Dalam perjalanan demi perjalanan, mereka sudah mulai mengantuk. Jadi, salah seorang dari mereka memulai pembicaraan dengan maksud menghilangkan rasa kantuk tersebut.

Rei: So, apa pengaruh genetik dan lingkungan dalam tempramen?
Bryan: Astaga, Rei. Betapa rajinnya dikau...
Duke: Dari yang kutahu, ada:

  1. Heritability
  2. Non Shared Environment
  3. Cultural Variation
Bryan: Hoahm... aku mengantuk. Orpheus, maaf bisa tolong ambilkan permen di tasku?
Orpheus: ...Baiklah.
Rei: Hmm... begitu ya. Ternyata bisa juga ya ketiga hal itu memberikan pengaruh. Oia, Duke, katanya juga tempramen bisa jadi sebagai alat untuk memprediksi tingkah laku anak ya?
Duke: MySpaceBenar sekali, Rei. Gaya tempramen sering menstimuli reaksi-reaksi tertentu pada orang lain. Hal ini berpengaruh dalam membentuk perkembangan anak.

Bryan: Thanks, Orpheus MySpace!
Orpheus: Sama-sama...
Bryan: Oia, karena Rei dan Duke membahas yang tadi aku jadi kepikiran akan suatu hal nih.
Rei: Kepikiran tentang apa, Bryan?
Bryan: Kalau yang disebut dengan Attachment itu apa sih?
Duke: Attachment itu adalah ikatan afeksi yang kuat yang dimiliki manusia dengan orang yang spesial dalam hidupnya. Ya, kira-kira seperti itu sih.

Orpheus: Semuanya, berhati-hatilah! Aku merasakan adanya kehadiran sesuatu.
Duke: Glek, jangan-jangan itu adalah monster!
Rei: Monster? Disini juga ada monster?!
Bryan: Yup!

Tiba-tiba munculah pasukan Green Slime dengan bergerombol, mereka mencoba mengepung Rei dan kawan-kawan. Semua sudah pada posisi bertahan dan bersiap untuk menyerang. Slime pertama menyerang Rei, tapi Rei dengan mudah bisa menghindar.

Rei: Wah... agak mengerikan bila terkena serangan makhluk tidak jelas itu.
Bryan: Lumayan, Rei! Bisa menghindar seperti itu tidak semua bisa lho!
Duke: Bryan, ayo kita serang!
Bryan: Baiklah!

Duke dengan segera mengeluarkan pedang kayu dari tempat ia menyimpan pedang yang terikat di belakang celana. Duke segera menghancurkan Green Slime tersebut, satu demi satu. Sedangkan Bryan dengan sengit menggunakan senjata berupa cakar yang tersembunyi dan mencabik-cabik Green Slime itu dengan ganasnya.

Rei: Wow... mereka seperti orang yang berbeda.
Orpheus: Nampaknya memang bukan orang biasa.

Sesaat Rei melihat ada Green Slime yang hendak menyerang Orpheus. Dengan refleks...

Rei: Orpheus! Awas...! Tonnere Poutre!

Seketika sinar berunsur listrik menghancur leburkan sisa Slime yang ada. Duke dan Bryan pun kagun sekaligus terheran-heran. Seketika Green Slime yang tersisa pun melarikan diri dari TKP.

Bryan: Wow! Keren!
Duke: Benar, Rei. Darimana kamu mempelajari itu?
Rei: Maaf mengagetkan kalian, um.. Aku sudah mempelajarinya sejak kecil dulu.
Duke: Wow... Jarang lho, ada orang yang punya kemampuan seperti itu.
Bryan: Rei, apa itu adalah Drive?
Rei: Drive, apa itu?
Duke: Suatu kekuatan misterius... Itu yang kami tahu.
Rei: Entahlah....
Orpheus: Baiklah, mari kita kembali lanjutkan yang tadi MySpace.
Bryan: Apa kalian ingan tentang Teori Ethological?
Duke: Oh, kalau tidak salah dari Bowlby itu ya?
Orpheus: Teori mengenai attachment memandang ikatan emosi yang dimiliki bayi dengan pengasuh yang familiar sebagai suatu respon yang berevolusi, yang mengembangkan kelangsungan hidup melalui terjaminnya keselamatan dan kompetensi.
Duke, Bryan: @_@ Uwah, ketinggian bahasanya...
Rei: Haha, namanya juga belajar ya.
Orpheus: Ayo, lanjutkan Rei.
Rei: Menurutnya, hubungan antara bayi dengan orangtua dimulai sebagai rangkaian sinyal-sinyal bawaan yang membawa orang dewasa dekat pada bayinya.
Orpheus: Attachment ada 4 tahap:
  1. Preattachment phase (lahir-6 minggu) Sinyal yang ada dalam diri seperti meraih, tersenyum, menangis dan menatap mata orang dewasa membantu bayi mendekatkan diri dengan manusia lain. Bayi pada usia ini mengenali bau dan suara ibunya.
  2. "attachment-in-the-making- phase (6 minggu - 6-8 bulan) Bayi merespon dengan berbeda antara pengasuh yang familiar dengan orang asing. Saat bayi berinteraksi dengan orangtua dan mengalami kelegaan dari distress, mereka belajar bahwa tindakan mereka mempengaruhi tingkah laku orang-orang disekitarnya. Mereka mulai membangun rasa percaya.
  3. phase of "clear cut" attachment (6-8 bulan - 18 bulan-2tahun) Attachment pada pengasuh familiar terasa lebih nyata. Bayi menunjukan separation anxiety, yaitu mereka jadi bingung saat orangtua tempat mereka bergantung pergi. Selain melakukan protes terhadap kepergian orang dewasa, bayi dan balita mencoba dengan keras mempertahankan kehadiran mereka.
  4. formation of reciprocal relationship (18 bulan-2 tahun - ...) Balita mengerti beberapa faktor yang mempengaruhi kedatangan dan kepergian orangtua serta memprediksi kapan mereka akan kembali. Menurunnya protes terhadap keterpisahan dari orangtua.
Duke, Bryan: MySpace@_@ Ahahaha... Kalau kita diskusi dengan Orpheus nampak seperti ada di dunia lain ya...
Rei: Ahaha, memang kita harus banyak belajar ya...

Seiiring dengan perjalanan, kini mereka menemukan sebuah pintu menuju dasar lembah yang katanya menghubungkan Zerlimbo Valley dengan desa Zerlimbo. Akankah mereka sampai ke tempat tujuan mereka? Apa yang menanti mereka disana?


Hari ini Rei sedang asyik belajar di perpustakaan di Zerlimbo. Ditemani oleh Orpheus, partner sejati sekaligus pengasuhnya. Disana, ada dua orang anak bernama Duke dan Bryan yang sedang berdiskusi dengan ramainya mengenai hal-hal berbau perkembangan.

Duke: Bryan, aku tidak mengerti. Apa sih yang disebut dengan temperamen itu?

Bryan: Err... Temperamen... etto... itu apa ya? Kayak pernah denger deh...

Rei: Temperamen adalah perubahan yang cenderung menetap pada kualitas dan intensitas dari reaksi emosi, level aktivitas, perhatian dan regulasi emosi.

Duke: Whoa, siapa disana. Kamu mengagetkanku saja...

Rei: Ahaha, maaf ya. Ketika berhubungan dengan apa yang aku ketahui, rasanya aku tidak bisa menahan diri.

Duke: Oh, tidak apa-apa kok. Oia, aku Duke dan ini Bryan. Siapa namamu?

Rei: Aku Rei. Salam kenal, Duke dan Bryan!

Bryan: Salam kenal, Rei!

Rei: Oia, perkenalkan juga. Ini adalah temanku namanya Orpheus.

Orpheus: Salam kenal.

Duke & Bryan: Salam kenal... (Misterius)

Setelah berkenalan, mereka melanjutkan diskusi tentang perkembangan itu. Lalu, dimulailah diskusi seru dan sengit diantara Duke, Bryan, Rei dan Orpheus.

Orpheus: Terdapat 2 model temperamen:
1. Thomas & Chess
2. Robbart

Rei: Yup, benar sekali Orpheus. kalau kita melihat dari Thomas dan Chess disana ada 9 macam dimensi. Duke bisa sebutkan dimensi apa sajakah itu?

Duke: Seingatku ada Dimensi:

  1. Activity Level, proporsi dari periode aktif sampai dengan periode tidak aktif.
  2. Rhythmicity, kebiasaan dari fungsi tubuh pada jadwal yang teratur, namun ada yang memiliki jadwal yang tidak dapat diprediksi.
  3. Distractibility, tingkatan dimana stimulus dari lingkungan mengarahkan tingkah laku bayi yang lapar untuk berhenti menangis sesaat jika ditawarkan dot atau mainan.
  4. Approach/Withdrawal, respon terhadap orang atau benda baru.
  5. Adaptability, menyesuaikan diri dengan perubahan.
  6. Attention span and persistence, lamanya waktu yang dihabiskan untuk suatu aktifitas.
  7. Intencity of reaction, Intensitas dari tingkat tinggi suatu respon.
  8. Threshold of responsiveness, Intensitas dari stimulasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan suatu respon.
  9. Quality of mood, Jumlah dari tingkah laku bersahabat dan gembira sebagai tanggapan dari tingkah laku yang tidak menyenangkan atau tidak ramah.
Bryan: @_@ Duke, nampaknya pembahasanmu terlalu kaku deh.
Duke: Oia, ada bagian yang kamu kurang jelas Bryan?
Bryan: Iya, aku minta penjelasan secara simpel mengenai Activity Level...
Duke: Hmm, simpelnya adalah ada beberapa bayi yang banyak bergerak dan sedikit bergerak. Begitu deh, Bryan.
Bryan: Ok ok, thanks ya!
Rei: Duke, aku juga ada yang kurang jelas...
Duke: Oke, sebutkan saja bagian mana Rei. Akan aku coba kujelaskan!
Rei: Aku kurang jelas mengenai... Intencity of Reaction dan Threshold of responsiveness...
Duke: Umm... menjawab pertanyaan Rei. Akan aku coba jelaskan...
Intencity of Reaction itu biasa diartikan sebagai reaksi. Ada khan orang dalam situasi yang sama punya reaksi yang biasa-biasa aja, tapi ada juga lho reaksi yang lebay :P
Rei: Oh, I see. Jadi seperti reaksi bayi yang suka menangis keras, tapi ada juga yang biasa ya.
Duke: Benar, Rei. Lalu...
Threshold of responsiveness itu seperti bayi yang terkejut akan adanya perubahan kecil seperti suara ataupun cahaya. Tapi ada juga bayi yang cuek bebek dengan perubahan tersebut.
Rei: I see, tapi cara penyampaiaannya itu yah. Ahaha... Unik.

Orpheus: Nah, dari karakteristik pada model di atas kita bisa melihat ada 3 tipe anak:
  1. Easy Child
  2. Difficult Child
  3. Slow-to-warm-up Child
Bryan: Umm, Orpheus nampaknya kamu tidak memberikan detail tentang apa itu Easy, Difficult dan Slow-to-warm-up...
Orpheus: Aha--! Benar sekali, hal ini memang disengaja!
Bryan: Hee...?
Orpheus: Anak muda zaman sekarang memang seharusnya seperti itu! Aktif bertanya!
Bryan: Huwee... @_@
Orpheus: Baiklah, ini penjelasannya.
  1. Easy Child: Biasanya cepat dalam mencapai rutinitas umum pada masa infancy, secara umum bisa dikatakan mudah beradaptasi pada pengalaman baru.
  2. Difficult Child: Lebih mudahnya, bisa dikatakan kebalikan dari Easy Child.
  3. Slow-to-warm-up: Bisa dikatakan kalau tipe ini adalah 'pertengahan' dari Easy maupun Difficult Child. Mereka pasif dan butuh waktu dalam menyesuaikan diri.
Bryan: @_@ Aku gak mengerti...
Rei: Lebih simpel, kalau kamu pikirkan seperti ini...
Ada anak yang ramah, jutek dan lemot...
Bryan: Ah, aku mengerti... MySpace
Rei: MySpaceTapi, ini sebagai perumpamaan aja lho, aku gak ada maksud mengarah kesana...

Bryan: Ehem, sekarang bolehkan aku melanjutkan?
Orpheus: Silahkan...
Bryan: Kalau kita tadi sudah melihat dimensi dari Thomas dan Chess, sekarang kita akan melihat dimensi dari Robbart...!
Duke: Sip, ayo dilanjutkan...!
Bryan: Tidak seperi Thomas dan Chess, Robbart ini memiliki 6 Dimensi:
  1. Activity Level, tingkat aktifitas motorik kasar.
  2. Soothability, pengurangan tingkah laku rewel, tangisan atau respon distress sampai teknik menenangkan oleh pengasuh bayi.
  3. Attention span/persistence, durasi dari orientasi atau ketertarikan.
  4. Fearful distress, kewaspadaan dan distress dalam respon sampai intensitas stimulus baru, termasuk waktu yang dibutuhkan untuk menyesuaikan diri pada stimulus baru.
  5. Irritable distresss, rewel, tangisan dan distress yang meningkat saat frustasi terhadap hal yang diinginkan.
  6. Positive effect,frekuensi dari pengekspresian rasa bahagia dan kesenangan.
Duke: Hm, nice Bryan MySpace
Bryan: Dengan ini, selesailah diskusi kita ya!
Rei: Ahaha, iya nih. Padahal baru saja kita warm up ya.
Orpheus: Sayang, waktu diluar sudah sore hari. Rei, ayo kita cari tempat penginapan.
Duke: Lho, kalian bukan dari sini ya?
Rei: Iya, bisa dikatakan kalau kita semacam turis.
Bryan: Kenapa kalian tidak menginap saja dirumah kami MySpace?
Rei: Kalau begitu, merepotkan dong.
Duke: Tidak sama sekali, ayolah! Khan jarang-jarang ada turis main kemari MySpace.
Orpheus: Kalau kalian memaksa, apa boleh buat.
Rei: Hehe, selanjutnya pergi ke rumah Duke & Bryan ya!


Wuah! Pertama kalinya punya blog sendiri.
Aha--! Inilah saatnya bagi diriku untuk merealisasikan
apa yang telah terjadi selama hidupku.

Salam kenal, namaku adalah Frideswide Ludovick Whitlock.
Aku adalah bagian dari seseorang yang bukan diriku.
Aku adalah dia, tapi dia bukanlah aku.
Aku adalah dia, tapi dia adalah bagian dari diriku.
Dan aku adalah bagian dari dirinya.

Terkadang, sulit untuk tampil.
Karena jujur, sifat kami sangatlah bertolak belakang.
Seperti Matahari dan Bulan, Langit dan Bumi.
Aku Ektrovert dan dia Introvert.
Aku memakai feeling dan dia memakai thinking.
Tapi...

Meskipun kita bertolak belakang, tapi kita tetaplah satu kesatuan.
Dimana diri kita pribadi saling melengkapi satu sama lain :-)
Aku dan dirinya, memiliki arti tersendiri.
Aku dan dirinya, memiliki eksistensi sendiri.
Aku dan dirinya, memiliki pemaknaan sendiri.

Mengenai apa saja yang telah terjadi, mengenai apa yang kita alami...